Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) semester 5 tahun 2025 menghasilkan produk luaran berupa kamus istilah melalui mata kuliah Leksikografi. Produk tersebut disusun dalam berbagai tema sesuai dengan minat dan fokus masing-masing kelompok, sebagai bentuk penerapan pembelajaran berbasis proyek yang menekankan keterampilan leksikografis mahasiswa.

Salah satu kelompok mahasiswa memilih tema istilah-istilah memasak dalam penyusunan kamus. Pemilihan tema ini dilatarbelakangi oleh maraknya konten memasak di media sosial yang kerap menggunakan istilah khusus dan teknis, sehingga sulit dipahami oleh masyarakat awam. Melalui kamus istilah tersebut, mahasiswa berharap dapat membantu pembaca umum memahami makna istilah-istilah yang sering digunakan dalam dunia kuliner.

Pembuatan kamus istilah ini mulai dilaksanakan pada awal Oktober 2025. Meskipun demikian, pembekalan materi terkait leksikografi dan penyusunan kamus telah diberikan sejak awal perkuliahan pada bulan Agustus. Proyek penyusunan kamus ini sekaligus menjadi pengganti tugas Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Leksikografi, sehingga mahasiswa dituntut untuk menghasilkan produk yang aplikatif dan bermanfaat.

Mata kuliah Leksikografi dilaksanakan pada kelas A dan B peminatan bahasa. Masing-masing kelas dibagi menjadi dua kelompok penyusun kamus. Seluruh kelompok tersebut didampingi oleh dosen pengampu yang sama, sehingga proses bimbingan dan evaluasi dapat dilakukan secara berkelanjutan sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian kamus.

Proses penyusunan kamus diawali dengan pembentukan kelompok dan penentuan tema kamus. Selanjutnya, mahasiswa menentukan sumber data korpus yang akan digunakan. Data yang telah dikumpulkan kemudian dihimpun dalam satu dokumen dan diolah menggunakan aplikasi AntConc. Melalui aplikasi tersebut, mahasiswa memilah kata-kata yang akan dimasukkan ke dalam kamus, menganalisis penggunaannya dalam konteks kalimat, menentukan makna, kelas kata, serta contoh pemakaiannya. Setelah seluruh entri tersusun, data dimasukkan ke dalam desain kamus hingga siap untuk dicetak.

Selama proses penyusunan, mahasiswa menghadapi beberapa kendala, terutama dalam penggunaan aplikasi AntConc yang masih belum familiar. Kendala tersebut diatasi dengan cara bertukar informasi antarkelompok yang telah lebih dulu memahami aplikasi, serta mencari referensi dan panduan melalui internet.

Mahasiswa menilai bahwa kamus istilah memiliki manfaat besar, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat umum. Kehadiran kamus istilah dinilai penting untuk membantu masyarakat memahami istilah-istilah khusus dari berbagai bidang, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan lebih baik dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Melalui produk kamus istilah yang telah disusun, mahasiswa PBSI berharap hasil karya tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pembaca. Kamus ini diharapkan tidak hanya menjadi luaran akademik semata, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat memahami istilah-istilah khusus di berbagai bidang kehidupan.