Jember— Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas wawasan pendidikan global melalui program Magang Kependidikan Mandiri Indonesia–Thailand tahun 2026. Sebanyak 20 mahasiswa dari berbagai program studi resmi dilepas untuk mengikuti program magang internasional yang akan berlangsung di sejumlah sekolah mitra di Thailand. Kegiatan pelepasan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 5 Mei 2026 di lingkungan FKIP Universitas Jember dan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Jember.

Acara pelepasan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan universitas dan fakultas, mulai dari rektor, wakil rektor, dekan, wakil dekan, Kepala KKPLP Universitas Jember, hingga seluruh mahasiswa peserta magang. Kehadiran berbagai unsur pimpinan tersebut menjadi bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman pendidikan lintas negara.

Program Magang Kependidikan Mandiri Indonesia–Thailand hadir sebagai wadah bagi mahasiswa FKIP UNEJ untuk mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian dalam lingkungan multikultural. Selain itu, program ini juga menjadi sarana memperluas wawasan pendidikan internasional sekaligus melatih mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan sistem pembelajaran di luar negeri.

Thailand dipilih sebagai negara tujuan bukan tanpa alasan. Sistem pendidikan Thailand dinilai memiliki standar yang baik dan terbuka terhadap kerja sama internasional. Selain itu, kedekatan geografis dan budaya dengan Indonesia memudahkan proses adaptasi mahasiswa selama menjalani magang. FKIP UNEJ juga telah menjalin kerja sama dengan sekolah mitra di Thailand selama kurang lebih lima tahun, sehingga program ini memiliki fondasi kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan.

 

Sebelum dinyatakan lolos, para peserta terlebih dahulu mengikuti serangkaian proses seleksi yang ketat. Tahapan administrasi meliputi persyaratan IPK minimal, surat rekomendasi, serta motivation letter dari program studi masing-masing. Setelah itu, mahasiswa menjalani tes wawancara dan tes kemampuan bahasa Inggris. Para peserta yang lolos juga memperoleh pembekalan berupa pengenalan budaya Thailand, pedagogi, microteaching, dasar bahasa Thailand, hingga teknis keberangkatan.

Selama mengikuti program magang, mahasiswa akan terlibat langsung dalam praktik mengajar di sekolah mitra. Kegiatan yang dijalankan meliputi penyusunan rencana pembelajaran, pembuatan bahan ajar, observasi manajemen sekolah, hingga keterlibatan dalam berbagai kegiatan budaya dan ekstrakurikuler. Di akhir program, mahasiswa diwajibkan menyusun laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas seluruh proses pembelajaran yang telah dijalani.

Melalui pengalaman internasional ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan mengajar dalam konteks global sekaligus memperkuat kemampuan komunikasi lintas budaya. Program ini juga diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa yang lebih mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Selain itu, kesempatan membangun jejaring internasional dan meningkatkan kemampuan bahasa asing menjadi nilai tambah penting bagi para peserta.

Kepala KKPLP Universitas Jember dalam pesannya berharap seluruh peserta mampu menjaga etika, disiplin, serta sopan santun selama berada di Thailand. Mahasiswa juga diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi nama baik almamater FKIP Universitas Jember dan menjadi duta pendidikan Indonesia yang membanggakan. Program ini diharapkan menjadi momentum berharga bagi mahasiswa untuk belajar semaksimal mungkin sekaligus membawa pulang pengalaman internasional yang bermanfaat bagi masa depan mereka.