JEMBER – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa FKIP Universitas Jember. Salah satu mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris berhasil lolos seleksi International Teaching Assistance in Brunei Darussalam (ITABN) 2026, sebuah program magang mandiri yang diselenggarakan FKIP UNEJ bekerja sama dengan Sultan Hassanal Bolkiah Institute of Education, Universiti Brunei Darussalam (SHBIE UBD). Program ini bertujuan memberikan pengalaman mengajar di lingkungan internasional sekaligus meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa.

Laili mengungkapkan ketertarikannya mengikuti program ini karena ingin mendapatkan pengalaman mengajar secara langsung di kelas internasional. “Saya ingin mengembangkan kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris dan beradaptasi dengan budaya yang berbeda. Brunei menggunakan bahasa Inggris sebagai second language, sehingga ini menjadi motivasi besar bagi saya sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris untuk mendapatkan pengalaman nyata,” ujarnya.

Motivasi terbesar yang mendorongnya adalah keinginan untuk mengembangkan diri, baik dari segi akademik maupun personal, agar lebih siap menghadapi tantangan sebagai calon pendidik di masa depan.

Seleksi berlangsung cukup menantang, dimulai dari persiapan berkas administrasi hingga tahap wawancara. Selain itu, Laili juga harus mengikuti tes membaca Al-Qur’an sebagai bentuk adaptasi dengan lingkungan Brunei yang berlandaskan nilai Islam.

Tahap paling krusial adalah tes microteaching, di mana ia dituntut mengajar menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. “Saya harus benar-benar mempersiapkan materi sekaligus membangun kepercayaan diri agar bisa tampil maksimal,” jelasnya.

Ketika pengumuman kelolosan disampaikan, ia merasa sangat bersyukur dan senang. “Ini kesempatan berharga. Di sisi lain, saya juga merasa tertantang untuk menjalankan program ini dengan baik dan memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal,” tambahnya.