JEMBER – Tim mahasiswa FKIP Universitas Jember berhasil mengembangkan Aksara Project, sebuah inovasi berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk pengelolaan sampah rumah tangga. Proyek ini digagas oleh Aditya Satya Utama, Wilda Robiah Salsabilla, Ratih Eka Saputri, Shinta Ayu Febrianti, dan Nahila Hunafa Qudsi dengan bimbingan dosen pembimbing, Ibu Siti Shofa Assyifaul Qulbi Barid, M.Sc.

Aksara Project dirancang untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan jenis sampah menggunakan sensor atau kamera berbasis AI. Teknologi IoT memungkinkan monitoring volume sampah secara real-time melalui aplikasi, serta memberikan notifikasi ketika tempat sampah penuh. Selain itu, sistem ini juga memberi edukasi kepada pengguna melalui feedback, sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dengan benar.

Ide ini muncul saat tim melihat lomba esai di Bandung. Mereka menyadari rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dan minimnya pengetahuan tentang pengelolaan yang baik. Bertepatan dengan libur semester, tim memanfaatkan waktu luang untuk mengembangkan gagasan solutif berbasis teknologi.

Pengembangan dilakukan melalui studi literatur, pengumpulan data sekunder, observasi lingkungan, dan analisis masalah di masyarakat. Meskipun belum sampai tahap uji coba prototipe, pendekatan ini menghasilkan konsep yang relevan dan aplikatif.

Tim memilih isu pengelolaan sampah rumah tangga karena menjadi tantangan besar di banyak daerah. Sampah rumah tangga merupakan penyumbang terbesar limbah harian yang berdampak pada pencemaran lingkungan dan kesehatan jika tidak dikelola dengan baik.

Setelah meraih penghargaan, tim berencana mengembangkan Aksara Project menjadi program berkelanjutan. Implementasi akan diperluas melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dan institusi pendidikan. Tim juga berencana menyempurnakan teknologi digital untuk monitoring dan edukasi, serta menyusun model bisnis atau program sosial agar inovasi ini memberi dampak jangka panjang.