JEMBER – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember kembali menorehkan prestasi internasional. Lydia Irma, berhasil lolos seleksi International Teaching Assistance in Thailand 2026, sebuah program asistensi mengajar di sekolah-sekolah luar negeri yang memberi kesempatan bagi calon pendidik untuk merasakan pengalaman mengajar dalam skala internasional.

Seleksi program ini berlangsung di Gedung 3 FKIP Universitas Jember. Tahapan administrasi dilaksanakan pada 13 September-30 Oktober 2025, dilanjutkan wawancara pada 1-11 November 2025, dan pengumuman resmi pada 28 November 2025. Dari hasil seleksi, Lydia dinyatakan lolos dan mendapat penempatan di Provinsi Pattani, salah satu dari lima provinsi di Thailand Selatan yang menjadi lokasi utama program.

Lydia mengungkapkan motivasi terbesarnya adalah rasa ingin tahu mendalam mengenai mekanisme pendidikan di luar Indonesia, sekaligus keinginan untuk merasakan pengalaman pengabdian di ranah internasional. “Saya sudah memiliki pengalaman dua tahun mengabdi di desa melalui Program PPK Ormawa, jadi saya rasa tidak ada salahnya mencoba pengalaman baru mengabdi di luar negeri,” ujarnya.

Dalam wawancara, Lydia menjelaskan bahwa seleksi mencakup administrasi, pengalaman pengabdian, kemampuan berbahasa Inggris, keterampilan mengaji, serta aspek keuangan. Setelah dinyatakan lolos, ia merasa sangat senang karena diberi kesempatan yang tidak semua orang bisa dapatkan. “Kesempatan ini adalah anugerah besar, sekaligus tantangan untuk terus berkembang,” tambahnya.

Kisah Lydia Irma menjadi bukti bahwa mahasiswa FKIP Unej mampu bersaing di ranah internasional dengan bekal pengalaman pengabdian, keterampilan akademik, dan motivasi kuat. Program International Teaching Assistance in Thailand 2026 membuka jalan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, memperkuat kompetensi, dan membawa nama baik fakultas ke kancah global.