Jember— Mahasiswa Program Studi PGPAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember angkatan 2023 berhasil menerbitkan tiga buku antologi naskah drama anak sebagai luaran mata kuliah seni drama pada semester empat. Karya tersebut menjadi wujud kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan media pembelajaran yang edukatif, menarik, dan dekat dengan dunia anak usia dini.

Proyek penerbitan buku ini bermula dari tugas mata kuliah seni drama yang mengharuskan setiap mahasiswa menyusun naskah drama anak secara mandiri. Dalam prosesnya, mahasiswa dibimbing untuk memperhatikan teknik penulisan, penggunaan dialog yang sederhana, serta penyusunan cerita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak. Selama kurang lebih dua hingga tiga minggu, mahasiswa mendapatkan pendampingan intensif sebelum akhirnya naskah tersebut diimplementasikan dalam pagelaran seni.

Sebelum memasuki tahap pementasan, setiap kelas membentuk tim khusus untuk menyusun konsep buku, mulai dari desain tata letak, pembuatan sampul, hingga proses penyuntingan naskah. Setelah melalui tahap pengecekan oleh dosen, naskah yang dinilai layak kemudian diteruskan kepada pihak penerbit untuk dicetak menjadi buku antologi.

Sebanyak tiga buku berhasil diterbitkan dalam proyek tersebut yang mewakili masing-masing kelas PGPAUD angkatan 2023. Buku karya kelas A berjudul “Keajaiban Alam yang Fantastis” dengan tema hewan laut. Sementara itu, kelas B menerbitkan buku “Rahasia Dunia Tanaman yang Menakjubkan” bertema tanaman. Adapun kelas C menghadirkan buku “Petualangan di Negeri Fantasi” yang mengangkat tema hewan laut juga.

Pemilihan konsep antologi dinilai mampu menghimpun berbagai karya drama anak dalam satu buku sehingga lebih variatif dan menarik bagi pembaca. Selain itu, keberagaman cerita dalam setiap buku memberikan banyak pilihan nilai moral dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh guru, mahasiswa, orang tua, maupun anak-anak.

Seluruh mahasiswa PGPAUD angkatan 2023 turut berkontribusi dalam penyusunan antologi tersebut. Proses kreatif dimulai dari penentuan tema yang dekat dengan kehidupan anak, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan alur cerita, penokohan, latar, hingga dialog. Mahasiswa juga dituntut menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami anak usia dini. Tidak hanya menghadirkan unsur hiburan, setiap cerita juga disisipkan nilai edukatif dan pesan moral yang relevan bagi perkembangan karakter anak.

Dalam proses penyusunannya, mahasiswa menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam menyusun alur cerita dan dialog yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Selain itu, proses mencari penerbit yang terjangkau namun tetap berkualitas juga menjadi tantangan tersendiri dalam penerbitan buku tersebut.

Meski demikian, proyek ini memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa PGPAUD sebagai calon pendidik anak usia dini. Selain mengasah kreativitas dalam membuat cerita, mahasiswa juga memperoleh pengalaman menulis naskah drama yang dapat diterapkan dalam metode pembelajaran melalui kegiatan bercerita dan bermain peran.

Melalui ketiga buku antologi tersebut, mahasiswa berharap karya mereka dapat membantu guru dalam menemukan ide bermain peran dan media pembelajaran kreatif bagi anak. Selain itu, buku tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan orang tua sebagai bahan dongeng sebelum tidur yang mampu membantu perkembangan bahasa dan penanaman karakter positif pada anak. Ke depan, mahasiswa PGPAUD berharap karya antologi berikutnya dapat hadir dengan konsep yang lebih kreatif, menarik, serta semakin mendorong mahasiswa untuk berkembang di bidang kepenulisan.