Jember-Tim mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Jember (UNEJ) yang beranggotakan Moh Awaidil Fikri dan Mufiddatul Husnah sukses menorehkan prestasi membanggakan sebagai juara dalam ajang nasional Edutalk Fair Competition (EFC) di Universitas Diponegoro, Semarang, pada Sabtu, 30 Mei 2026. Prestasi gemilang ini berhasil diraih melalui inovasi rencana bisnis (business plan) kreatif bernama “Koncok-Koncok Nyemil’s”, sebuah produk yang mengemas makanan tradisional khas Pulau Bawean berbahan dasar ikan tongkol ke dalam konsep bisnis yang modern. Langkah strategis tersebut sengaja digagas sebagai wujud komitmen para delegasi dalam memperkenalkan potensi kearifan lokal (local wisdom) dan kebudayaan Bawean agar mampu berdaya saing tinggi serta menjangkau pasar nasional yang lebih luas melalui kompetisi tersebut.

 

Inovasi bisnis kuliner "Koncok-Koncok Nyemil's" diinisiasi langsung oleh Moh Awaidil Fikri, seorang putra asli Pulau Bawean, berkolaborasi secara solid dengan rekan satu program studinya, Mufiddatul Husnah. Keduanya merupakan mahasiswa aktif angkatan 2024 yang memiliki visi besar untuk merevitalisasi panganan lokal agar memiliki nilai ekonomi yang masif di pasar modern.

 

Keberhasilan yang diraih oleh tim delegasi Universitas Jember dalam kompetisi berskala nasional ini tentu tidak terlepas dari andil besar pihak institusi tempat mereka menuntut ilmu. Pihak kampus dinilai senantiasa memberikan fasilitas memadai serta dukungan optimal sejak masa persiapan awal kompetisi hingga babak final. Hal tersebut dikonfirmasi secara langsung oleh perwakilan tim saat diwawancarai seusai perlombaan mengenai peran kampus mereka. "Kampus sangat memberikan dukungan penuh bagi kami dalam meraih prestasi, mulai dari dukungan finansial dan dukungan kata-kata semangat yang sangat membantu kami meningkatkan kepercayaan diri", ungkap perwakilan tim yang membuktikan betapa krusialnya sinergi antara mahasiswa dan pihak universitas.

 

Pencapaian luar biasa di Universitas Diponegoro ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi nyata dan pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa lainnya untuk tidak merasa ragu mengeksplorasi potensi diri di kancah nasional. Moh Awaidil Fikri menegaskan bahwa setiap individu memiliki pilihan dan kesempatan untuk mengejar impian mereka, namun mimpi tersebut tidak akan terwujud dengan berdiam diri tanpa tindakan yang nyata. Ia pun memberikan kutipan pesan inspiratif yang kuat bagi para pemuda di Indonesia. "Bangun dan kejar mimpi itu dengan mengikuti ajang lomba sebagai wadah untuk mengasah potensi, mengukir pengalaman berharga dan buktikan bahwa kamu mampu bersaing di tingkat nasional. “You will never know if you don't try it, so, you must dare to innovate, dare to compete, dare to be a generation of solution creators", ujarnya dengan penuh keyakinan.

 

(nfl/nmm)