Jember – Mahasiswa Asistensi Mengajar SMAN 3 Jember melaksanakan Program Kebersihan Kelas yang berlangsung selama satu bulan, mulai 13 April hingga 13 Mei 2026. Program kolaborasi yang diinisiasi oleh mahasiswa dari tiga program studi ini bertujuan meningkatkan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan sekolah sekaligus menciptakan suasana belajar yang nyaman.

Program ini melibatkan seluruh siswa kelas X dan XI SMAN 3 Jember dengan pendampingan dari tim Asistensi Mengajar serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana (Waka Sarpras). Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk menjaga kebersihan ruang kelas mereka setiap hari sebagai bentuk tanggung jawab terhadap fasilitas sekolah.

Selama program berlangsung, penilaian kebersihan dilakukan dua kali sehari, yakni pada jam pelajaran pertama dan saat jam pulang sekolah. Hasil penilaian kemudian direkap setiap minggu untuk menentukan kelas terbersih dan kelas terkotor pada masing-masing jenjang. Pengumuman hasil penilaian dilakukan secara berkala oleh tim Asistensi Mengajar bersama Waka Sarpras.

Menurut mahasiswa Asistensi Mengajar, program ini dipilih karena mudah direalisasikan, memiliki tujuan yang jelas, serta memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan oleh siswa. Selain menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan dan rasa tanggung jawab peserta didik terhadap lingkungan sekolah.

Pada akhir program, seluruh nilai yang telah terkumpul selama satu bulan dihitung kembali untuk menentukan juara umum kelas terbersih dan kelas terkotor. Kelas yang berhasil menjadi kelas terbersih memperoleh hadiah sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan belajar.

Melalui Program Kebersihan Kelas, mahasiswa Asistensi Mengajar berharap dapat menumbuhkan budaya hidup bersih di lingkungan sekolah serta menciptakan suasana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang lebih nyaman dan kondusif. (cc/can)