JEMBER, Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Jember (UNEJ) kembali mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi di tingkat internasional. Melalui sebuah webinar pengabdian masyarakat, dosen UNEJ berkolaborasi dengan Prateep Vhittaya School, Narathiwat, Thailand, untuk mendidik pelajar mengenai pengurangan risiko bencana, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Strengthening Disaster Preparedness and Resilience Among High School Students in Southern Thailand Through Indonesia-Thailand Collaboration for Disaster Risk Reduction Education" ini diselenggarakan secara daring. Kolaborasi ini menargetkan siswa sekolah menengah di Thailand Selatan agar lebih tangguh menghadapi potensi bencana alam.

Webinar dibuka langsung oleh Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi UNEJ, Prof. Dr. Sri Astutik, M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tonggak penting bagi prodi untuk terus memperluas jejaring global.

"Kegiatan ini merupakan langkah kolaborasi internasional yang akan terus dilaksanakan oleh Prodi Pendidikan Geografi dalam rangka meningkatkan jejaring dan kontribusi global. Kami berkomitmen agar inisiatif seperti ini dapat terus berkelanjutan," ujar Prof. Sri Astutik.

Materi seminar disampaikan oleh Unggul Widyanarko, M.Sc., yang membahas secara komprehensif mengenai Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Asia Tenggara. Beberapa topik utama yang dibahas meliputi pemahaman kesiapsiagaan bencana, bahaya alam mayor di negara-negara ASEAN, hingga peran vital partisipasi pemuda dalam membangun komunitas yang tangguh. Jalanya acara berjalan lancar dipandu oleh MC sekaligus moderator, Rainey Windayanti, M.Sc.

Antusiasme tinggi terlihat dari pihak sekolah mitra di Thailand. Dalam sambutannya, perwakilan guru Prateep Vhittaya School, Ustadzah Nurmi Tayaek, menyampaikan apresiasi dan harapannya agar kolaborasi ini tidak berhenti di acara ini saja.

"Kegiatan ini sangat dinantikan oleh siswa dan guru, khususnya dalam memahami potensi bencana yang ada di wilayah kami. Kerjasama ini harapannya bisa berlanjut dan bukan hanya dilaksanakan sekali ini saja," tutur Ustadzah Nurmi.

Acara ini tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga memperkuat hubungan diplomatik akademik antara Indonesia dan Thailand. Ke depan, Program Studi Pendidikan Geografi UNEJ berencana untuk terus mengembangkan program pengabdian internasional sebagai wujud nyata kontribusi akademisi terhadap masyarakat global.