Kerja keras dan kecintaan terhadap dunia sastra mengantarkan salah satu mahasiswa FKIP Universitas Jember meraih Juara Harapan I pada tangkai Lomba Penulisan Puisi dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Malang pada Juli 2026. Capaian tersebut menjadi hasil dari proses kreatif yang mengedepankan kepekaan terhadap kehidupan serta kesetiaan pada gagasan yang ingin disampaikan melalui puisi.

Khenisa Putri Prayoga, berhasil meraih Juara Harapan I pada tangkai Lomba Penulisan Puisi dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan karya sastra yang tidak hanya mengedepankan keindahan bahasa, tetapi juga kekuatan gagasan dan makna.

Prestasi tersebut diraih oleh salah satu mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNEJ, Khenisa Putri Prayoga, yang menjadi perwakilan kampus pada cabang lomba cipta puisi di PEKSIMIDA 2026. Seleksi PEKSIMIDA cabang cipta puisi dilaksanakan pada Juli 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Universitas Negeri Malang, Kota Malang.

Menurut Khenisa Putri Prayoga, ketertarikannya terhadap puisi berawal dari keyakinannya bahwa puisi merupakan ruang paling utuh untuk mengungkapkan perasaan dan pengalaman hidup. Baginya, puisi menjadi media untuk menyampaikan luka, kegelisahan, maupun refleksi kehidupan yang sulit diungkapkan melalui bentuk tulisan lain. Keikutsertaannya dalam lomba bukan semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga sebagai bentuk kecintaannya terhadap dunia kepenulisan dan sastra.

Dalam mempersiapkan diri menghadapi perlombaan, pemenang tidak hanya berlatih menulis, tetapi juga mengasah kepekaan terhadap berbagai persoalan di sekitarnya. Ia memperbanyak membaca, mengamati kisah-kisah yang jarang mendapat perhatian, kemudian mengendapkannya menjadi karya puisi. Saat proses perlombaan, ia tidak berfokus pada penggunaan diksi yang sempurna, melainkan berupaya setia pada gagasan yang ingin disampaikan melalui puisinya. Menurutnya, dengan menjaga kejujuran terhadap ide dan pesan, kata-kata akan mengalir secara alami dan mampu menyampaikan makna kepada pembaca.