Ketekunan dalam membaca dan kecintaan terhadap dunia teater mengantarkan salah satu mahasiswa Universitas Jember meraih Juara Harapan II pada tangkai Lomba Penulisan Lakon dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) 2026 di Universitas Negeri Malang. Prestasi tersebut menjadi pengalaman pertama yang membanggakan bagi mahasiswa angkatan 2025 sekaligus membuktikan bahwa proses belajar yang konsisten mampu melahirkan karya yang layak diapresiasi di tingkat daerah.
Salah satu mahasiswa FKIP Universitas Jember berhasil meraih Juara Harapan II pada cabang Lomba Penulisan Lakon dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) 2026. Prestasi tersebut menjadi pencapaian perdana bagi mahasiswa angkatan 2025 yang baru pertama kali mengikuti kompetisi seni tingkat daerah.
Prestasi tersebut diraih oleh Nadine Aulia Putri, seorang mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2025 Universitas Jember yang menjadi perwakilan kampus pada cabang penulisan lakon. Selama proses persiapan, ia memperoleh dukungan dari HMP IMABINA, tempat ia aktif di bidang Seni dan Olahraga, serta mendapat pembinaan dari dosen Universitas Jember dan Bapak Ilham dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB).
Seleksi PEKSIMIDA dilaksanakan pada 8 Juni 2025 pukul 07.00–16.00 WIB, yang diawali dengan technical meeting pada 7 Juni 2025 pukul 13.00 WIB. Lomba berlangsung di Gedung A19 Lantai 9, Universitas Negeri Malang.
Ketertarikan Nadine Aulia Putri pada penulisan lakon berawal dari kecintaannya terhadap dunia teater sejak duduk di bangku SMA, khususnya seni monolog. Setelah menjadi mahasiswa Universitas Jember, ia aktif sebagai relawan di Teater Tiang FKIP, yang mempertemukannya dengan berbagai naskah lakon dan proses produksi pertunjukan. Pengalaman tersebut mendorongnya untuk mempelajari karya-karya para penulis lakon dan akhirnya memberanikan diri mengikuti seleksi PEKSIMIDA. Dukungan dari HMP IMABINA juga menjadi motivasi tambahan untuk mengembangkan kemampuan di bidang penulisan naskah teater.
Persiapan dilakukan melalui proses yang panjang dan bertahap. Nadine Aulia Putri memperbanyak membaca berbagai referensi untuk memperkaya kosakata dan pemahaman mengenai struktur penulisan lakon. Pada tahap seleksi fakultas, ia belajar secara mandiri dengan memanfaatkan berbagai sumber, seperti Youtube dan koleksi bacaan dari iPusnas. Setelah lolos ke tingkat universitas, ia mendapat arahan dari dosen pembimbing, kemudian mengikuti pembinaan intensif bersama Bapak Ilham dari Fakultas Ilmu Budaya yang memberikan bimbingan, referensi bacaan, serta masukan dalam menyusun naskah. Proses kreatif dimulai dari membaca, menyusun kerangka cerita, hingga mengembangkan naskah yang layak dipentaskan. Berkat konsistensi tersebut, ia berhasil meraih Juara Harapan II pada tangkai Lomba Penulisan Lakon PEKSIMIDA 2026.
