JEMBER – Tim mahasiswa FKIP Universitas Jember berhasil lolos seleksi internal Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) dengan karya yang mengangkat isu kesehatan generasi muda. Tim ini diketuai oleh Althaf Fibra Heryan Putra, bersama anggota Dinda Kusumaning Putri, Resa Mahmudah, dan Avrisca Bunga Amanda, melalui proposal berjudul “Instant Namun Mematikan: Mengubah Pola Pikir Gen Z terhadap Konsumsi Makanan Instan demi Masa Depan yang Lebih Sehat.”
Althaf menjelaskan bahwa persiapan tim dimulai sejak adanya sosialisasi LIDM dari Belmawa, dengan durasi kurang lebih satu bulan, mulai Mei hingga Juni. “Kami hanya mengumpulkan karya melalui link yang sudah disediakan pihak Unej, jadi untuk lokasi pastinya saya kurang tahu,” ujarnya.
Topik ini dipilih karena kedekatan konsumsi makanan instan dengan kehidupan Gen Z. “Makanan instan memang praktis dan mudah didapat, tetapi dampaknya terhadap kesehatan sering dianggap sepele. Karena itu, kami ingin meningkatkan kesadaran mahasiswa melalui cerita yang dekat dengan kehidupan mereka,” jelas Althaf.
Keberhasilan tim lolos seleksi internal tidak lepas dari kerja sama yang solid. “Kami membagi tugas sesuai kemampuan masing-masing, saling berdiskusi dan memberi masukan, serta rutin bimbingan dengan dosen pendamping. Jadi setiap anggota punya peran dan saling melengkapi sampai akhirnya kami bisa menghasilkan karya terbaik dan lolos,” tambahnya.
Inovasi ini diharapkan mampu menjadi kontribusi nyata mahasiswa FKIP Unej dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pola hidup sehat, sekaligus menunjukkan bahwa isu kesehatan dapat dikemas secara kreatif dalam bentuk karya digital.