JEMBER – Tim mahasiswa FKIP Universitas Jember kembali menorehkan prestasi dengan lolos seleksi internal Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM). Tim ini diketuai oleh Ratih Eka Saputri, bersama anggota Heby Yuliantin, Aghnia Azizah Hamdi, dan Tasya Falahusna, melalui karya berjudul EduBriket: Pembelajaran Energi Berbasis Project Based Learning (PjBL) Terintegrasi Agroindustri melalui Inovasi Briket Biomassa untuk Meningkatkan Environmental Awareness Peserta Didik.
Ratih menjelaskan bahwa tim mulai mempersiapkan diri sejak 26 Mei 2026, dengan proses yang mencakup penyusunan proposal, pengembangan website, serta kebutuhan pendukung lainnya. “Proses seleksi internal dilaksanakan secara daring melalui link gform yang telah disediakan,” ungkapnya.
Pemilihan topik EduBriket didasari oleh potensi agroindustri di daerah Jember, khususnya pemanfaatan limbah biomassa. “Kami ingin mengangkat pembelajaran energi yang tidak hanya berfokus pada pemahaman konsep, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik melalui kegiatan proyek,” jelas Ratih.
Keberhasilan tim lolos seleksi internal tidak lepas dari kerja sama yang solid. “Kuncinya ada di komunikasi dan saling melengkapi. Kami membagi tugas sesuai kemampuan masing-masing, lalu sering diskusi dan evaluasi bareng. Kami juga sering koordinasi dengan dosen pendamping kami, Bapak Zakaria. Dengan segala evaluasi dan masukan dari beliau, revisian proposal kami bisa terselesaikan dengan baik dan tepat waktu, sehingga Alhamdulillah kelompok kami bisa lolos seleksi internal LIDM,” tambahnya.
Inovasi EduBriket diharapkan mampu menjadi kontribusi nyata mahasiswa FKIP Unej dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus menghadirkan pembelajaran energi yang kontekstual dan berbasis proyek.