JEMBER – Universitas Jember kembali mencatatkan prestasi melalui tim mahasiswa FKIP yang berhasil lolos seleksi internal LIDM (Lomba Inovasi Digital Mahasiswa). Tim yang diketuai oleh Bayu Algozi bersama anggota Ferdian Aji Baskara, Farista Ingka Putri, dan Destra Arimbi sukses melangkah ke tahap berikutnya dengan karya inovatif berjudul PADIGUARD: Platform Pembelajaran Digital Berbasis Teachable Machine dan Real-Time Geographic Information System (GIS) untuk Akselerasi Kompetensi Diagnosis Patologi Padi.

Bayu menjelaskan bahwa persiapan tim dilakukan sejak bulan Mei selama kurang lebih dua bulan. Proses ini mencakup pengembangan ide, penyusunan konsep, hingga simulasi penggunaan platform. “Kami merasa topik ini sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa di masa depan. Di era yang semakin maju, SDM juga harus maju. Apalagi sebentar lagi ada mata kuliah wajib tentang pertanian, sehingga judul yang kami pilih sudah tepat dengan kebutuhan mahasiswa tersebut,” ungkap Bayu.

Seleksi internal LIDM dilaksanakan di Universitas Jember. Bayu menekankan pentingnya kekompakan tim dalam menghadapi tantangan. “Saya selaku ketua tim sangat merangkul anggota, sehingga kami selalu kompak dalam segala bentuk pembagian tugas. Hal inilah yang mengantarkan kami lolos seleksi internal,” tambahnya.

Keberhasilan tim Bayu Algozi menunjukkan bahwa mahasiswa FKIP Unej tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi digital yang berdampak nyata bagi dunia pendidikan dan pertanian.