JEMBER – Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember secara konsisten menyelenggarakan forum diskusi akademik bertajuk Biology Forum on Research and Innovation (Biofori). Kegiatan strategis ini dilaksanakan secara daring pada setiap hari Sabtu di masa liburan dan berlanjut setiap bulan saat masa aktif perkuliahan guna memastikan partisipasi seluruh elemen.

Menghadirkan narsum tamu dari Sekolah Oakdale Public Schools Minnesota (Amerika Serikat)
Rangkaian forum riset ilmiah tersebut digagas secara khusus untuk membangun tradisi keilmuan yang kuat serta memfasilitasi pertukaran wawasan global di kalangan sivitas akademika. Dalam mewujudkan visi besar tersebut, pihak penyelenggara secara berkesinambungan mengeksekusi diskusi interaktif yang menghadirkan pakar terkemuka, termasuk mengundang narasumber tamu dari institusi Oakdale Public Schools Minnesota, Amerika Serikat.
Eksistensi forum akademik berskala internasional ini bukan sekadar rutinitas, melainkan dirancang dengan target capaian dan landasan tujuan yang sangat terukur oleh pihak penyelenggara. Penyelenggaraan kegiatan diskusi tersebut berfokus pada upaya peningkatan kualitas diseminasi wawasan melalui pertukaran ide-ide mutakhir di kalangan tenaga pendidik.
"Tujuan utamanya ada memberikan panggung bagi para Dosen mendisseminasikan hasil-hasil Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Ide Baru, Kebijakan Baru, Penemuan Baru", ungkap Bapak Dr. Slamet Hariyadi., M. Si. selaku ketua program studi S2 Pendidikan Biologi. Melalui panggung diseminasi keilmuan ini, berbagai temuan terbaru di bidang sains pendidikan tidak hanya menjadi arsip pasif, tetapi bertransformasi menjadi arena bertukar pikiran publik yang produktif.

Dokumentasi Seri Online
Kehadiran wadah kajian ilmiah lintas batas ini terbukti mampu memberikan kontribusi yang positif terhadap pembentukan ekosistem pendidikan yang jauh lebih inklusif. "Tentunya ini sangat membantu membangun atmosfir akademik bagi civitas akademika Pendidikan Biologi, yang juga mengikutsertakan para pendidik Biologi di luar kampus seperti Dosen kampus lain (dalam & luar negeri), termasuk para guru-guru Biologi", urai Bapak Dr. Slamet Hariyadi., M. Si. menegaskan luasnya jangkauan audiens.
Keterlibatan berbagai pakar lintas institusi dan praktisi pendidikan dari beragam latar belakang ini sukses menjadikan sesi diskusi semakin kaya akan perspektif keilmuan yang holistik. "Dalam kesempatan itu juga kegiatan Biofori dapat menggiring pada insight visi misi prodi dan memberi jalan bagi implementasinya", tambahnya menjelaskan relasi program terhadap target strategis.
Terkait dengan dinamika pergantian narasumber, panitia penyelenggara senantiasa menerapkan tahap kurasi agar topik bahasan selalu relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan biologi modern. "Pemilihan narasumber merujuk pada issue-issue terkini yang sedang menarik untuk dikaji, disamping peluang waktu dari narasumber yang hampir semua punya agenda multiacitivity", papar perwakilan program studi mengenai sistem penentuan pemateri.
Fleksibilitas dalam mengundang pakar, termasuk praktisi pendidikan dari Amerika Serikat, pada akhirnya ditujukan murni untuk mencapai satu idealisme jangka panjang. "Output dari Biofori adalah membangun tradisi ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan dan biologi sehingga menjadi basis dari kegiatan akademis dosen, guru dan mahasiswa", pungkas penyelenggara dengan penuh optimisme.
(nfl/nmm)