JEMBER – Semangat kolaborasi lintas fakultas kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Jember melalui karya inovatif yang berhasil lolos seleksi internal Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM). Tim ini diketuai oleh Jenny Nur Fadila dari FASILKOM, bersama anggota Septiana Dwi Nurrohmah dari FKEP, Ahmad Ismail Rizqullah dari Farmasi, serta NurFuad Agung Filzafah dari FKIP. Mereka menghadirkan proposal berjudul “Netratact: Platform Digitalisasi Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Artificial Intelligence dengan Terintegrasi Teknologi Multisensori bagi Siswa Tunanetra.”

Jenny menjelaskan bahwa persiapan tim berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan, dengan proses seleksi internal dilakukan di Universitas Jember. “Topik ini kami pilih agar siswa tunanetra lebih mudah belajar bahasa Inggris dan bisa meningkatkan kemampuan mereka. Teknologi multisensori yang kami integrasikan diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih inklusif,” ungkapnya.

Keberhasilan tim tidak lepas dari kerja sama lintas disiplin ilmu. “Kami saling support, saling mengingatkan jika ada yang salah, dan selalu membantu satu sama lain. Selain itu, kami juga mendapatkan bimbingan dari dosen FASILKOM, Pak Erik, sehingga karya kami bisa lebih terarah,” tambah Jenny.

Inovasi Netratact menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi mahasiswa dari berbagai fakultas, termasuk FKIP, mampu menghasilkan solusi pendidikan inklusif yang relevan dengan kebutuhan siswa tunanetra. Dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan dan multisensori, karya ini diharapkan dapat membuka akses pembelajaran bahasa Inggris yang lebih mudah dan setara bagi semua.