JEMBER – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Jember, Indy Harum Adibah dan Zahra Nur Aidha Putri Bhariand, turut mengharumkan nama Universitas Jember melalui prestasi dalam The 7th Penabur International Choir Festival 2026. Bersama Tim Singer Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Jember, keduanya berhasil meraih 2nd Place Gold Medal pada Mixed Choir (Level B) Category serta Gold Medal pada Folklore Category. Kompetisi tersebut berlangsung pada 7–12 September 2026 di Penabur Intercultural School Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Tim PSM Universitas Jember yang mengikuti kompetisi beranggotakan sekitar 40 mahasiswa dari berbagai fakultas dengan Rokhmad Hidayanto sebagai conductor. Indy Harum Adibah berperan sebagai anggota suara sopran 2, sementara Zahra Nur Aidha Putri Bhariand turut menjadi bagian dari tim. Pada kategori Mixed Choir, tim membawakan “Tykus-Tykus” aransemen Vaclovas Augustinas dan “Gaur Akelarre” aransemen Josu Elberdin. Sementara itu, pada kategori Folklore, tim membawakan “Erang-Erang Subuh” yang merupakan lagu tradisional Banyuwangi aransemen Amril Huda serta “Janger” tradisional Bali aransemen Avip Priatna dan Agustinus Bambang Jusana.
Rangkaian kompetisi diawali dengan pembukaan pada 7 September, dilanjutkan uji coba panggung dan Choir Clinic bersama salah satu juri, Ms. Theodora Pavlovic dari Bulgaria, pada 8 September. Kompetisi Mixed Choir berlangsung pada 10 September, disusul kategori Folklore pada 11 September, dan ditutup dengan awarding pada 12 September. Selama berada di Jakarta, tim juga menjalani latihan studio untuk mengeksplorasi ekspresi dan penghayatan lagu. “Motivasi paling besar adalah dengan adanya tim yang hebat, saling membantu, menguatkan, dan menjadi keluarga baru, sehingga kita memiliki tujuan yang sama,” ungkap Indy.
Persiapan kompetisi dilakukan sejak Januari 2026 hingga hari pelaksanaan dengan materi latihan meliputi notasi, intonasi, teknik bernyanyi, hingga latihan fisik. Tantangan utama yang dihadapi anggota tim adalah membagi waktu antara latihan dan kewajiban akademik. Indy harus menjalani perkuliahan pada pagi hingga sore, kemudian mengikuti latihan hingga malam dan melanjutkan pengerjaan tugas. Sejumlah anggota yang berasal dari luar Jember bahkan tetap mengikuti latihan selama masa liburan demi menjaga ritme persiapan. Bagi Indy dan Zahra, bersama seluruh anggota PSM UNEJ, pencapaian tersebut menjadi hasil dari konsistensi, kerja keras, dan kekompakan dalam mempersiapkan penampilan di ajang internasional.