Program Studi Magister (S2) Pendidikan IPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Jember, menyelenggarakan General Lecture bertajuk “Multiple Perspectives on Integrated STEM Education: Can They Be Merged?” pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan ini menghadirkan Associate Professor Dr. Muhammad Abd Hadi bin Bunyamin dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) sebagai narasumber. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkaya wawasan akademik dosen dan mahasiswa sekaligus mendukung sosialisasi visi, misi, tujuan, dan strategi (VMTS) Program Studi.

Kegiatan dilaksanakan secara hibrida (hybrid), dengan peserta yang hadir secara luring bertempat di Ruang Laboratorium IPA FKIP Universitas Jember, sedangkan peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui platform Zoom. Peserta berasal dari kalangan dosen dan mahasiswa Universitas Jember maupun perguruan tinggi eksternal. Dalam pemaparannya, Dr. Hadi Bunyamin membahas beragam perspektif dalam pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terintegrasi, termasuk tantangan dalam memahami dan mengimplementasikan konsep integrasi STEM dalam pembelajaran. Materi tersebut menyoroti bahwa istilah STEM digunakan dengan beragam pendekatan, mulai dari keterhubungan sains dengan matematika, teknologi, atau rekayasa hingga integrasi multidisipliner dan transdisipliner.

Penyelenggaraan General Lecture ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Program Studi dalam memperkuat budaya akademik, memperluas jejaring kolaborasi internasional, dan mendukung pelaksanaan VMTS melalui pengembangan keilmuan Pendidikan IPA yang relevan dengan perkembangan penelitian dan praktik pendidikan sains. Kehadiran narasumber dari Universiti Teknologi Malaysia juga membuka ruang pertukaran gagasan dan pengalaman akademik antara peserta dari berbagai institusi. Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister (S2) Pendidikan IPA FKIP Universitas Jember berharap dosen dan mahasiswa semakin memiliki wawasan yang komprehensif mengenai integrasi STEM serta mampu memanfaatkannya untuk memperkaya agenda penelitian dan pembelajaran. Kegiatan akademik semacam ini diharapkan terus mendorong pengembangan keilmuan Pendidikan IPA yang inovatif, kolaboratif, dan responsif terhadap tantangan pendidikan masa kini.

Penulis: Magister Pendidikan IPA