JEMBER- Nurul Hasanah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember angkatan 2022 sekaligus penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), berhasil meraih IPK 4,00 sebagai peraih IPK tertinggi se-FKIP UNEJ. Pencapaian ini menjadi bukti kesungguhannya dalam menempuh pendidikan tinggi di tengah keterbatasan ekonomi. Bagi Nurul, kesempatan memperoleh bantuan pendidikan bukan sekadar dukungan finansial, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui prestasi dan pengembangan diri.
Perjalanan Nurul meraih pencapaian tersebut tidak selalu mudah. Ia mengungkapkan bahwa tantangan terbesarnya justru berasal dari rasa kurang percaya diri dan keraguan terhadap kemampuannya menyelesaikan perkuliahan. Seiring waktu, ia belajar untuk lebih berani mengambil kesempatan, aktif dalam kegiatan akademik maupun di luar kelas, serta terus memperbaiki diri. Selain meraih IPK 4,00, Nurul juga pernah meraih Harapan I Lomba News Anchor tingkat nasional Profis UNEJ 2023, lolos seleksi nasional Kampus Mengajar Angkatan 7 pada 2024 dengan penempatan di SDN 1 Bayeman, memperoleh pendanaan hibah pengabdian masyarakat melalui Program Mahasiswa Berdesa (Promahadesa) pada 2025, memublikasikan artikel pada jurnal terakreditasi SINTA 4, serta memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk buku “SAPA DESA LEMBENGAN”.
Dalam menjaga prestasi akademiknya, Nurul menjadikan perkuliahan sebagai prioritas utama dengan mengatur waktu antara kegiatan akademik, organisasi, dan pengembangan diri. Motivasi terbesarnya adalah menepati amanah almarhum kakek, membanggakan orang tua, dan meningkatkan kualitas diri. Ia juga berpesan kepada mahasiswa yang menghadapi keterbatasan agar tidak menyerah pada keadaan. “Yakinkan diri dan percayalah dalam setiap keterbatasan, kita tetap bisa terbang tinggi dan melangkah jauh,” ungkap Nurul. Baginya, rasa percaya diri dapat tumbuh ketika seseorang berani mencoba dan terus berproses.
Nurul berharap KIP Kuliah dapat terus membuka akses pendidikan tinggi bagi lebih banyak anak bangsa agar mampu meraih masa depan yang lebih baik. Ia juga berharap mahasiswa penerima bantuan pendidikan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berprestasi, meningkatkan kualitas diri, dan kelak memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat. Prestasi Nurul menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah batas bagi seseorang untuk berkembang dan meraih pencapaian terbaik.