JEMBER – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember kembali menorehkan prestasi internasional. Isnaini Fauzi berhasil lolos seleksi International Teaching Assistance in Thailand 2026, sebuah program yang membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam lingkungan pendidikan global di Thailand Selatan.

Program ini bukan sekadar pengalaman berada di luar negeri, tetapi juga menuntut peserta menunjukkan academic readiness, cross-cultural communication skills, adaptability, dan profesionalisme di lingkungan internasional. Isnaini menilai program ini sebagai platform yang sangat berharga untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus memperluas exposure di level global.

Seleksi dimulai sejak awal tahun 2025 melalui tahapan internal kampus. Prosesnya cukup panjang dan kompetitif, meliputi administrasi, penilaian akademik, kemampuan komunikasi, language proficiency, critical thinking, public speaking, hingga kesiapan profesional di lingkungan internasional. Setelah melewati seluruh rangkaian, Isnaini akhirnya dinyatakan lolos dan dipercaya menjadi bagian dari delegasi program.

Program ini berlangsung di lima provinsi Thailand Selatan yakni Narathiwat, Pattani, Yala, Songkhla, dan Phatthalung. Setiap peserta ditempatkan di sekolah mitra internasional sesuai pembagian panitia. Isnaini akan menjalankan peran sebagai asisten pengajar di salah satu sekolah mitra di wilayah tersebut.

Isnaini mengungkapkan motivasi terbesarnya adalah keluar dari comfort zone dan membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia memiliki kompetensi akademik, kemampuan adaptasi, serta kualitas komunikasi yang mampu bersaing di level internasional. “Saya ingin membawa pengalaman ini sebagai bekal untuk pengembangan diri dan karier profesional ke depannya,” ujarnya.

Proses seleksi yang dijalani cukup menantang karena adanya standar kompetensi yang tinggi. Penilaian mencakup aspek akademik, komunikasi, language readiness, critical thinking, hingga bagaimana peserta menunjukkan kepercayaan diri dan profesionalisme. Isnaini menekankan bahwa pengalaman ini menjadi pembelajaran penting untuk terus meningkatkan kualitas diri.

Keberhasilan Isnaini Fauzi menjadi bukti bahwa mahasiswa FKIP Unej mampu bersaing di ranah internasional dengan bekal akademik, keterampilan komunikasi, dan semangat belajar. Program International Teaching Assistance in Thailand 2026 menjadi pintu bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, memperkuat kompetensi, dan membawa nama baik kampus ke kancah global.