Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Jember, Dr. Furoidatul Husniah, S.S., M.Pd., menjadi narasumber dalam webinar internasional bertajuk “Blogging untuk Dakwah: Menulis Artikel Ringan yang Menginspirasi” yang diselenggarakan oleh PCINU Jordania bersama LTN NU Jordania. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 11.00 waktu Jordania atau 15.00 WIB dan terbuka untuk umum.

Webinar ini membahas pemanfaatan blog sebagai media dakwah melalui tulisan yang ringan, mudah dipahami, serta mampu memberikan inspirasi bagi pembacanya. Dalam pemaparannya, Dr. Furoidatul Husniah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan ruang bagi mahasiswa dan generasi muda untuk menyampaikan pesan-pesan agama dengan cara yang lebih manusiawi, pelan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, tema blogging untuk dakwah dipilih karena blog menjadi media yang lebih personal dan tidak terlalu distraktif dibandingkan platform digital lainnya. Blog juga dinilai mampu menghadirkan ruang bercerita yang lebih mendalam sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima pembaca secara lebih hangat dan reflektif. Selain itu, pemanfaatan media digital seperti blog dinilai sangat baik karena tidak hanya digunakan untuk hiburan ataupun opini semata, tetapi juga dapat menjadi sarana menyebarkan pesan-pesan kebaikan dan edukasi.

Dalam webinar tersebut, Dr. Furoidatul Husniah menyampaikan berbagai materi penting, mulai dari struktur artikel ringan, teknik storytelling, penggunaan Call to Action (CTA), hingga optimasi SEO agar tulisan lebih mudah ditemukan pembaca. Ia juga menekankan bahwa kemampuan menulis blog sangat penting bagi mahasiswa di era digital karena blog merupakan media yang fleksibel untuk mengekspresikan keterampilan produktif berbahasa sekaligus menuangkan gagasan secara kreatif dan inspiratif.

Lebih lanjut, beliau mengungkapkan bahwa tantangan terbesar penulis pemula adalah menumbuhkan kebiasaan menulis sebagai kebutuhan dan kesenangan. Selain itu, konsistensi menulis, membangun pembaca, serta kemampuan membuat judul yang menarik juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Menurutnya, tulisan yang baik tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu menyentuh hati dan memberikan pengaruh positif bagi pembacanya.

Menutup sesi webinar, Dr. Furoidatul Husniah menyampaikan harapan agar generasi muda semakin aktif menulis dan memanfaatkan media digital sebagai sarana menyebarkan nilai-nilai positif. Ia juga mengutip pesan Imam Asy-Syafi’i, “Al-‘ilmu shaidun wal kitābatu qaiduh,” yang berarti “Ilmu adalah hewan buruan, dan menulis adalah ikatannya.” Kutipan tersebut menjadi motivasi bagi peserta untuk terus menuliskan ilmu dan gagasan sebagai bentuk menjaga sekaligus menyebarkan manfaat kepada masyarakat luas.