JEMBER – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) IMABINA Universitas Jember sukses menyelenggarakan Kompetisi Debat Bahasa Indonesia (KODEBIN) 2026 yang telah terselenggara dengan baik dan lancar di lingkungan kampus baru-baru ini. Ajang adu argumen ini digelar sebagai wadah strategis bagi para mahasiswa untuk melatih kemampuan berpikir kritis, keterampilan public speaking, serta membuka peluang besar untuk mendalami dunia debat profesional. Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan sukses dan mendapat antusiasme yang luar biasa tinggi dari para peserta berkat kerja sama yang solid antara jajaran panitia, HMP IMABINA, dosen pembina, dewan juri, serta dukungan penuh dari pihak fakultas dan sponsor.
Kualitas kompetisi pada KODEBIN 2026 sangat terlihat melalui perumusan tema dan mosi yang disajikan. Mosi debat yang diangkat dinilai sangat relevan dengan kondisi kebahasaan dan sosial saat ini karena menyentuh isu-isu nyata di tengah masyarakat. Berbagai topik seperti aktivisme digital, kesetaraan gender, pelestarian budaya, hingga isu politik global mewarnai jalannya perdebatan. Hal ini secara langsung mendorong para peserta untuk tidak hanya mahir berbicara, tetapi juga memiliki kepekaan analitis terhadap perkembangan sosial, budaya, dan politik di era modern.
Kendati acara secara keseluruhan berjalan lancar dan menuai respons positif, dinamika dan ketegangan tetap mewarnai jalannya kompetisi, terutama pada babak-babak krusial. Ketua Panitia KODEBIN 2026 menuturkan bahwa evaluasi dan manajemen krisis menjadi pengalaman berharga bagi kepanitiaan tahun ini. "Momen paling menegangkan terjadi menjelang babak semifinal dan final karena adanya beberapa kendala teknis dan pengaturan waktu yang harus segera diselesaikan. Kendala terbesar panitia memang berada pada koordinasi teknis dan manajemen waktu selama acara berlangsung", ungkap Ketua Panitia. Namun, ia menambahkan bahwa hambatan tersebut berhasil ditangani dengan baik berkat komunikasi yang cepat tanggap, kerja sama antarseksi panitia yang solid, serta penyiapan solusi cadangan yang taktis.
Puncak pergelaran KODEBIN 2026 melahirkan para debator muda berbakat yang sukses membuktikan ketajaman argumen mereka di hadapan dewan juri. Takhta Juara 1 berhasil direbut oleh tim yang beranggotakan Mustofa dan Algi Ferbiano. Posisi Juara 2 diduduki oleh Viona Nadya Fernanda dan Aurellia Chiquittajunea Callista, sementara Juara 3 diamankan oleh Najma Nabila Cahyono dan Nabilla Halimah Fitriyah. Tidak hanya membawa pulang gelar juara secara tim, Algi Ferbiano turut menorehkan prestasi gemilang dengan dinobatkan sebagai Pembicara Terbaik (Best Speaker) pada kompetisi bergengsi tersebut.

Keberhasilan menyelenggarakan kompetisi debat yang edukatif, kompetitif, dan relevan ini menjadi salah satu pencapaian terbesar HMP IMABINA pada tahun ini. Menutup wawancara, Ketua Panitia turut menyampaikan visi dan harapan organisasi ke depannya. "KODEBIN 2026 memberikan kesan yang sangat positif. Kami dari HMP IMABINA tentu berharap KODEBIN dapat terus berkembang setiap tahunnya, menjadi kompetisi debat yang lebih besar, inovatif, dan senantiasa bermanfaat bagi mahasiswa Universitas Jember", pungkasnya. Evaluasi terkait peningkatan koordinasi dan manajemen waktu pada tahun ini akan dipastikan menjadi pijakan agar KODEBIN di tahun-tahun mendatang dapat diselenggarakan secara jauh lebih optimal.
(nfl/nmm)