JEMBER – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember Angkatan 2024 akan mempersembahkan sebuah mahakarya seni pertunjukan bertajuk Sendratari “Jayasri Eka Wira Srikandi”. Pertunjukan ini akan digelar pada 26 Juni 2026 di Universitas Jember mulai pukul 18.00 WIB.
Dengan mengusung falsafah Jawa “Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti” yang berarti kekuatan dan keberanian sejati akan luluh oleh kelembutan hati, sendratari ini menghadirkan kisah tentang prajurit wanita yang berjuang dengan keberanian, keteguhan, dan kasih sayang. Kilau panah takdir yang dilepaskan menjadi simbol perjalanan menuju kejayaan sekaligus refleksi nilai kesetaraan gender.
Pertunjukan ini digarap oleh tim produksi mahasiswa PBSI FKIP Unej Angkatan 2024. Fadillah Wildani bertindak sebagai sutradara, dengan dukungan penulis naskah Himayatul Husna dan Wulan Amalia Pangestu. Tata musik, panggung, busana, dan lampu ditata secara kolaboratif oleh mahasiswa, menjadikan sendratari ini sebagai karya bersama yang menonjolkan kekuatan seni tradisi sekaligus kreativitas generasi muda.
Panitia berharap Jayasri Eka Wira Srikandi dapat menjadi ruang apresiasi seni yang menggetarkan jiwa penonton. “Sebuah pertunjukan yang tidak hanya menghadirkan keindahan gerak, tetapi juga pesan mendalam tentang keberanian, kelembutan, dan perjuangan perempuan dalam sejarah,” demikian pesan yang tertulis dalam pamflet resmi acara.
Pertunjukan ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi momentum bagi civitas akademika serta masyarakat untuk menyaksikan keagungan seni budaya. “Bersiaplah menjadi saksi keagungan kisah sang prajurit wanita sejati,” tulis panitia.
(wid/wdy)