Dalam upaya meningkatkan prestasi mahasiswa di bidang olahraga sekaligus memperkuat eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa, Panitia Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) FKIP FORKOM 2026 secara resmi membuka penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Online Cabang Olahraga Pencak Silat. Kompetisi ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan PORNAS FKIP FORKOM 2026 yang ditujukan untuk memberikan ruang kompetitif bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia agar dapat menyalurkan bakat, kemampuan, serta semangat sportivitas dalam sebuah ajang berskala nasional.

 

Penyelenggaraan Kejurnas secara daring merupakan bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital yang memungkinkan pelaksanaan kompetisi menjadi lebih efektif, efisien, dan inklusif. Dengan memanfaatkan sistem pengumpulan video sebagai media penilaian, mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia dapat mengikuti perlombaan tanpa harus hadir secara langsung di lokasi penyelenggaraan. Langkah ini diharapkan mampu memperluas partisipasi peserta sekaligus memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa untuk berkompetisi, terlepas dari keterbatasan geografis maupun biaya perjalanan.

 

Pada penyelenggaraan tahun 2026, cabang olahraga pencak silat mempertandingkan kategori Seni Beladiri Tunggal Jurus Baku Putra. Kategori ini menitikberatkan pada kemampuan peserta dalam menampilkan rangkaian jurus baku secara sistematis, presisi, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan pertandingan. Selain menguji ketepatan teknik, perlombaan juga menilai aspek penghayatan, keseimbangan gerak, ketegasan, kekuatan, serta harmonisasi setiap rangkaian jurus yang ditampilkan. Oleh karena itu, peserta dituntut memiliki penguasaan teknik yang matang, disiplin dalam berlatih, serta pemahaman yang baik terhadap standar penilaian yang berlaku.

 

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan partisipasi mahasiswa, panitia menetapkan bahwa pendaftaran Kejurnas Online Pencak Silat PORNAS FKIP FORKOM 2026 tidak dipungut biaya. Kebijakan tersebut diambil sebagai komitmen penyelenggara dalam memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kompetisi yang sehat, kompetitif, dan berkualitas. Dengan adanya pendaftaran gratis, diharapkan tidak ada hambatan finansial yang mengurangi minat mahasiswa untuk mengikuti perlombaan dan mengharumkan nama institusi masing-masing di tingkat nasional.

 

Rangkaian pelaksanaan kompetisi telah disusun secara sistematis guna memastikan proses perlombaan berjalan tertib dan profesional. Tahap awal dimulai dengan battas akhir pengumpulan video pada 7 Juli 2026. Selanjutnya, dewan juri akan melaksanakan proses penilaian terhadap seluruh video peserta pada 8 hingga 10 Juli 2026 dengan mengacu pada ketentuan teknis dan standar penilaian yang telah ditetapkan. Setelah seluruh proses evaluasi selesai dilaksanakan, panitia akan mengumumkan hasil perlombaan pada 12 Juli 2026 sebagai penutup rangkaian Kejurnas Online Cabang Olahraga Pencak Silat PORNAS FKIP FORKOM 2026.

 

Untuk menjamin keseragaman pelaksanaan perlombaan, panitia telah menyediakan petunjuk teknis (juknis) yang memuat berbagai ketentuan mengenai persyaratan peserta, spesifikasi video, tata cara pelaksanaan, mekanisme penilaian, serta berbagai aturan lain yang wajib dipatuhi selama kompetisi berlangsung. Seluruh peserta diimbau untuk mempelajari juknis secara saksama sebelum melakukan pendaftaran maupun pengiriman video agar seluruh proses administrasi dan perlombaan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, panitia juga menyediakan formulir pendaftaran, formulir pengumpulan tautan video, serta grup informasi resmi sebagai media komunikasi antara penyelenggara dan peserta selama pelaksanaan kegiatan.

 

Lebih dari sekadar ajang perlombaan, Kejurnas Online Pencak Silat PORNAS FKIP FORKOM 2026 diharapkan menjadi wadah pembinaan karakter mahasiswa melalui nilai-nilai luhur yang terkandung dalam olahraga pencak silat. Sportivitas, kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, kerja keras, serta sikap saling menghormati merupakan nilai-nilai yang menjadi bagian penting dalam setiap proses kompetisi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memperoleh prestasi, tetapi juga mampu menunjukkan sikap profesional serta menjunjung tinggi etika dalam berkompetisi.

 

Penyelenggaraan Kejurnas Online ini juga menjadi bukti nyata bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan olahraga secara lebih luas dan inklusif tanpa mengurangi kualitas kompetisi. Dengan menggabungkan semangat inovasi dan pelestarian budaya, PORNAS FKIP FORKOM 2026 menghadirkan sebuah kompetisi yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan dan menjaga keberlangsungan pencak silat sebagai identitas budaya Indonesia kepada generasi muda.

 

Melalui kompetisi ini, panitia berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang pencak silat, memperluas jejaring antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, serta menjadikan ajang nasional ini sebagai momentum untuk meraih prestasi terbaik. Keikutsertaan dalam Kejurnas Online Pencak Silat PORNAS FKIP FORKOM 2026 diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet mahasiswa yang unggul, berkarakter, dan siap membawa nama baik perguruan tinggi serta berkontribusi dalam memajukan olahraga pencak silat Indonesia di masa mendatang.