Jember — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FKIP Universitas Jember menghadirkan program kerja inovatif bertajuk KOPERATIF 2026 (Kompetisi Pekan Videografi Edukatif). Kegiatan ini resmi membuka pendaftaran mulai 15 hingga 22 Mei 2026 dengan mengusung tema “Stop Scrolling, Start Create: Membangkitkan Pemuda Nonformal dari Pasif Menjadi Produktif.”
KOPERATIF 2026 merupakan ajang perlombaan videografi yang bertujuan mendorong generasi muda untuk memanfaatkan media digital secara kreatif dan edukatif. Melalui kompetisi ini, peserta diajak untuk tidak hanya menjadi penonton pasif di media sosial, tetapi juga mampu menciptakan konten yang bermanfaat dan inspiratif bagi masyarakat.
Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa umum serta siswa SMA/SMK sederajat dari seluruh Indonesia. Peserta diwajibkan mengikuti lomba secara berkelompok yang terdiri atas minimal tiga orang dan maksimal lima orang.
Untuk mengikuti kompetisi ini, peserta cukup melakukan pendaftaran secara daring melalui tautan Google Form yang telah disediakan panitia dengan biaya pendaftaran sebesar Rp25.000 per tim. Setelah mendaftar, peserta akan menerima petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis pada 23 Mei 2026.
Video yang dilombakan harus berdurasi maksimal lima menit dengan resolusi minimal 1080p dan frame rate 30 atau 60 fps. Selain itu, karya yang dikirimkan tidak boleh mengandung unsur SARA, kekerasan, pornografi, maupun hal-hal yang bertentangan dengan norma yang berlaku.
Tahapan kompetisi meliputi pengumpulan karya pada 3 Juni 2026, proses penjurian pada 4–5 Juni 2026, dan pengumuman pemenang pada 6 Juni 2026. Para pemenang akan memperoleh hadiah berupa uang tunai, e-sertifikat, kesempatan memperluas relasi, serta ilmu dan pengalaman yang bermanfaat.
Melalui KOPERATIF 2026, HMP PLS ANDRAGOGIE berharap dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas, meningkatkan keterampilan di bidang videografi, serta menumbuhkan semangat berkarya di era digital. Kompetisi ini sekaligus menjadi bukti bahwa media sosial dapat dimanfaatkan secara positif untuk menciptakan karya edukatif yang berdampak bagi masyarakat luas.
