JEMBER – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember sukses menyelenggarakan Kuliah Tamu yang membahas secara mendalam mengenai kajian kebahasaan dan kesastraan pada hari Rabu (10/6/2026) di lingkungan FKIP Universitas Jember. Kegiatan akademik ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk memperkuat wawasan linguistik dan sastra mahasiswa, sekaligus merespons target pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 5 institusi. Acara tersebut berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi dari dua narasumber pakar, yakni Prof. Dr. Mulyono, M.Hum. dosen FBS Pendidikan Bahasa dan Seni dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Dr. Ari Ambarwati, S.S., M.Pd. dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari Universitas Islam Negeri Malang (UNISMA), serta dihadiri langsung oleh Wakil Dekan 3 FKIP, Koordinator Program Studi, jajaran dosen, hingga mahasiswa PBSI angkatan 2024 dan 2025.

 

Kehadiran dua pakar tersebut sukses memberikan wawasan fundamental yang baru bagi para peserta kuliah tamu. Pada sesi kajian kebahasaan (sintaksis), mahasiswa diajak untuk membedah konsep dasar hingga fenomena kesalahan struktur kalimat di era modern, yang saat ini sangat dipengaruhi oleh masifnya penggunaan media sosial di kalangan masyarakat. Sementara itu, pada sesi kesastraan, pemaparan mengenai sastra anak dinilai berhasil membuka cakrawala pemikiran yang luar biasa bagi audiens. Meskipun kedua pemateri memaparkan materi dengan sangat memukau, pembahasan mengenai sastra anak menjadi sorotan khusus karena kajian serta kritik literatur di bidang ini masih tergolong jarang dieksplorasi, sehingga menjanjikan peluang penelitian yang sangat masif bagi akademisi muda.

Pemahaman dari kedua cabang ilmu tersebut dinilai sangat krusial dan memiliki relevansi yang tinggi dengan kebutuhan akademis para mahasiswa PBSI. Ilmu yang didapatkan dari forum ini akan menjadi fondasi kuat bagi mahasiswa, khususnya angkatan 2024 dan 2025, dalam merumuskan konsep penelitian hingga perencanaan penyusunan skripsi di tahap akhir masa studi mereka. Lebih dari sekadar pemaparan teori, urgensi kegiatan ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi riset. Menanggapi sambutan Wakil Dekan 3 FKIP terkait target IKU 5, mahasiswa menyadari perlunya komitmen yang teguh dan chemistry yang solid antara dosen dan mahasiswa. Melalui sinergi yang saling membahu tersebut, kualitas akademik prodi dapat terus ditingkatkan menuju PBSI FKIP Universitas Jember yang lebih jaya.

 

Antusiasme yang terbangun dari forum ini turut melahirkan motivasi baru. Salah satu mahasiswa menyatakan ketertarikan mendalamnya terhadap potensi sastra anak dan telah merencanakan langkah nyata untuk mengaplikasikan wawasan tersebut ke dalam berbagai ajang kompetisi esai nasional maupun penulisan karya ilmiah berkelanjutan. Kedepannya, mahasiswa berharap agar program kuliah tamu serupa dapat diselenggarakan dalam skala yang lebih masif, melibatkan lebih banyak peserta, serta bertempat di fasilitas yang lebih besar. Langkah ekspansif ini dinilai penting sebagai upaya strategis untuk mendongkrak visibilitas serta branding Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jember agar kualitasnya semakin dikenal dan diperhitungkan secara luas oleh publik.

(nfl/nmm)