Shafna Reysa Farisqa, mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember, berhasil lolos mengikuti Program Magang Kependidikan Mandiri di Thailand. Program ini merupakan bentuk pengembangan pengalaman mengajar bagi mahasiswa di luar negeri yang sebelumnya dikenal dengan nama Asistensi Mengajar (Asjar).

Dalam wawancara, Shafna menjelaskan bahwa program tersebut pada dasarnya sama dengan Asistensi Mengajar yang biasa dilaksanakan di Indonesia, khususnya di Jember. Namun, kegiatan ini dilaksanakan di Thailand. Ia menambahkan bahwa perubahan nama program dari Asistensi Mengajar menjadi Magang Kependidikan Mandiri di Thailand merupakan dampak dari kebijakan baru pemerintah.

Selama mengikuti program, Shafna dan peserta lainnya akan membantu proses pembelajaran di sekolah mitra di Thailand. Selain mengajar, mereka juga akan memperkenalkan budaya Indonesia kepada siswa setempat serta mengenalkan Universitas Jember kepada masyarakat sekolah di sana.

Program Magang Kependidikan Mandiri di Thailand akan berlangsung mulai 18 Mei hingga 14 Juli 2026. Dalam kurun waktu hampir dua bulan tersebut, peserta akan memperoleh pengalaman mengajar secara langsung dalam lingkungan pendidikan internasional.

Shafna mengaku tertarik mengikuti program ini karena ingin memperoleh pengalaman mengajar di luar Indonesia. Sejak awal, ia memang ingin merasakan pengalaman yang berbeda dari program asistensi mengajar di dalam negeri. Menurutnya, program ini memberikan kesempatan untuk mempelajari kurikulum, bahasa, budaya, serta cara menangani peserta didik di Thailand.

Untuk dapat lolos, Shafna harus melewati beberapa tahap seleksi, mulai dari seleksi administrasi, wawancara di tingkat program studi, hingga wawancara bersama tim KKPLP. Setelah melalui seluruh proses tersebut, ia akhirnya dinyatakan lolos sebagai peserta Program Magang Kependidikan Mandiri di Thailand.