Jember – Mahasiswa Asistensi Mengajar di SMP Negeri 1 Panti melaksanakan serangkaian program kerja edukatif yang bertujuan mendukung pengembangan sekolah sekaligus memperkuat status sekolah Adiwiyata. Kegiatan tersebut terdiri atas tiga program utama, yaitu KOMBAT 2026 (Kompetisi Bakat, Aksi, dan Talenta 2026), lomba Eco Pot, serta workshop pelatihan mendongeng bertema pelestarian lingkungan.
Program KOMBAT 2026 merupakan kegiatan kolaborasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Kegiatan ini diselenggarakan pada 21 April 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Dalam kegiatan tersebut, siswa kelas VII, VIII, dan IX mengikuti berbagai perlombaan, seperti lomba cerdas cermat dan lomba bentengan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan akademik sekaligus kerja sama antar siswa.
Selain program kolaborasi, mahasiswa Pendidikan Matematika juga menyelenggarakan lomba Eco Pot pada 23 Mei 2026. Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak menghias pot tanaman menggunakan bekas galon plastik sebagai bentuk pemanfaatan kembali limbah plastik di lingkungan sekolah. Sementara itu, mahasiswa PBSI mengadakan workshop pelatihan mendongeng dengan tema menjaga dan melestarikan lingkungan. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dosen PBSI, Ibu Fitri Nura Murti, yang memberikan pelatihan kepada siswa mengenai teknik mendongeng sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
Salah satu mahasiswa Asistensi Mengajar menjelaskan bahwa program-program tersebut disusun untuk membantu meningkatkan promosi sekolah serta mendukung peningkatan level sekolah Adiwiyata. SMP Negeri 1 Panti sendiri merupakan sekolah Adiwiyata tingkat provinsi sehingga berbagai kegiatan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan sangat relevan untuk diterapkan.
“Tujuan dari program kerja ini tentunya untuk membantu menaikkan promosi sekolah dan untuk menaikkan level sekolah Adiwiyata, sebab SMP Negeri 1 Panti merupakan sekolah Adiwiyata tingkat provinsi,” ujarnya.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, tim Asistensi Mengajar melakukan berbagai persiapan selama tiga minggu. Persiapan tersebut meliputi penyusunan program, presentasi di hadapan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, serta pihak sekolah lainnya, hingga koordinasi teknis pelaksanaan kegiatan.
Berkat persiapan yang matang dan kerja sama seluruh pihak, rangkaian program kerja Asistensi Mengajar di SMP Negeri 1 Panti dapat berlangsung dengan lancar. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam menumbuhkan kreativitas, kepedulian lingkungan, serta mendukung pengembangan kualitas sekolah.



