JEMBER – Tim mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Jember berhasil lolos seleksi internal Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) dengan karya inovatif bertajuk EMPATHYVERSE: Platform Virtual Empathy Ecosystem untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental dan Perilaku Anti-Perundungan Siswa. Tim ini diketuai oleh Fenina Nathaniela Nariswari, bersama anggota sekaligus teman dekat satu kelas, yaitu Yuandira, Hany, dan Ayu Riskia.

Fenina menjelaskan bahwa persiapan tim dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, dimulai pertengahan Juni hingga pertengahan Juli. “Waktu membuat produk sangat mepet, hari ini buat besoknya sudah konsultasi dan langsung ada revisi,” ungkapnya. Proses seleksi internal sendiri dilaksanakan melalui web-based platform.

Pemilihan topik ini didasari oleh keprihatinan terhadap masih banyaknya kasus perundungan di kalangan siswa. “Kami merasa perlu ada edukasi yang lebih kuat agar siswa memiliki literasi kesehatan mental dan perilaku anti-bullying,” jelas Fenina.

Kunci keberhasilan tim menurut Fenina adalah komunikasi yang intensif. “Kuncinya komunikasi, komunikasi, dan komunikasi. Kami memang tidak terlalu sering konsultasi ke dosen pembimbing, tetapi setiap kali konsultasi langsung kami kerjakan revisinya tanpa menunda. Setelah itu dikonsulkan lagi hingga akhirnya acc,” tambahnya.

Keberhasilan tim Fenina Nathaniela Nariswari menunjukkan komitmen mahasiswa FKIP Unej dalam menghadirkan solusi digital yang relevan dengan isu pendidikan dan kesehatan mental. Inovasi EMPATHYVERSE diharapkan mampu menjadi kontribusi nyata dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih empatik dan bebas dari perundungan.