Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Jember melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) selama lima hari, mulai 6 hingga 10 Mei 2026, dengan tujuan memberikan pengalaman belajar langsung di lapangan. Kegiatan ini mengajak mahasiswa mengunjungi berbagai lokasi geologi dan geomorfologi di Kebumen serta Yogyakarta untuk memperdalam pemahaman terhadap materi yang dipelajari di kelas.
Menurut salah satu peserta, KKL merupakan bagian penting dari proses pembelajaran karena mahasiswa dapat melihat secara nyata kondisi bentang alam dan fenomena geografi yang sebelumnya hanya dipelajari secara teoritis. Selama kegiatan, mahasiswa melakukan observasi bentang lahan, mendengarkan pemaparan materi dari dosen, mengambil sampel batuan, melakukan wawancara dengan masyarakat sekitar, serta mendokumentasikan hasil pengamatan.
Perjalanan dimulai dari Universitas Jember menuju Kebumen. Pada hari kedua, peserta mengikuti kegiatan akademik di BRIN Karangsambung dan melakukan studi lapang di beberapa lokasi, seperti Lava Bantal, Formasi Rijang, Formasi Serpentinit, dan Sungai Luk Ulo. Hari berikutnya, mahasiswa mengamati Sesar Opak, Gumuk Pasir Parangkusumo, dan Pantai Cemara Sewu. Kegiatan juga dilengkapi dengan Focus Group Discussion untuk membahas hasil observasi lapangan.
Selanjutnya, peserta mengunjungi Museum Gunung Merapi dan Desa Wisata Bejiharjo, Gunungkidul. Di lokasi tersebut, mahasiswa berdiskusi dengan pengelola desa wisata mengenai pengembangan potensi lokal dan mengikuti cave tubing di Goa Pindul sebagai bagian dari pembelajaran geografi pariwisata.
Kuliah Kerja Lapangan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghubungkan teori dengan kondisi nyata di lapangan, sekaligus memperluas wawasan tentang keragaman bentang alam Indonesia.