Jember – Pada Minggu, 20 Desember 2025, Keluarga Alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (KAUJE FKIP) Universitas Jember mengadakan acara Talk Show Alumni menginspirasi dengan tiga narasumber hebat. Di antaranya adalah Dr. Tri Wahyu Liswati, M. Pd. selaku Kadis P3KA Prov. Jatim, H. M. Nur Purnamasidi, S. Sos., M. Si. selaku Anggota Komisi X DPR RI dan Dr. Jarwoko selaku kepala BPMP Kalimantan Timur. Adapun Talk Show tersebut dipandu oleh host andal, yakni Rully Putri Nirmala Puji, S.Pd., M.Pd. Tak hanya itu, acara ini diselenggarakan di gedung Soedjarwo Universitas Jember. 

Beberapa materi yang disampaikan oleh ketiga narasumber, yakni yang pertama oleh Dr. Tri Wahyu Liswati, M. Pd. membahas perihal Perempuan dapat Menjadi Katalisator Perubahan Sosial, Ekonomi dan Keluarga. Tak hanya itu, beliau juga memotivasi para peserta agar terus bermimpi untuk masa depan, karena mimpi tersebut bisa menentukan kita di masa depan. “Bermimpilah paling tinggi karena dengan bermimpi di hari ini, kita bisa menentukan pencapaian di masa depan,” ucap Dr. Tri Wahyu Liswati, M. Pd.

Kedua, Dr. Jarwoko menyampaikan materi tentang Tips Management Waktu Mahasiswa. Selama menjadi mahasiswa, beliau tidak banyak menghabiskan waktu untuk nongkrong, melainkan memanfaatkan waktunya untuk aktivitas yang bermanfaat, seperti kegiatan kampus, kegiatan di masjid, dan langsung pulang ke tempat tinggal. Hal tersebut dilakukan karena keterbatasan ekonomi yang membuat beliau lebih memilih fokus pada aktivitas utama daripada kegiatan yang kurang produktif. Selain itu, karena tinggal bersama orang lain yang bukan keluarganya, beliau selalu berupaya untuk bersikap berguna. Bahkan, ketika sedang belajar dan dipanggil oleh tuan rumah, beliau mendahulukan panggilan tersebut. Agar semakin memberikan manfaat, beliau juga menawarkan diri berjualan es dan hasil penjualannya diserahkan kepada tuan rumah.

Ketiga, H. M. Nur Purnamasidi, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa sebelum menjadi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Jember,  beliau tidak mengetahui letak kota Jember, sehingga beliau membeli atlas pulau Jawa. Sebab, dalam angan-angan beliau, Jember berada setelah Malang. Hal ini terjadi karena beliau berasal dari Bekasi dan belum pernah ke Jember. Kemudian, setelah mengetahui Jember, beliau memiliki niat kuat agar Jember menjadi kabupaten yang berkembang. Maka dari itu, beliau memiliki tekad untuk memberikan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Beasiswa Bakti Alumni FKIP (BBA FKIP) kepada mahasiswa FKIP Universitas Jember sebesar Rp. 500.000 setiap mahasiswa untuk keperluan buku. 

Selanjutnya, beliau juga menyampaikan agar memperbanyak membaca daripada menggunakan handphone. Hal ini disebabkan karena dengan membaca buku dapat mencapai kepuasan. Sebaliknya, dengan menggunakan handphone dapat menyebabkan keegoisan. Tak hanya itu, beliau juga menyampaikan bahwa selama empat tahun membangun sistem E Lesen dengan tidak menyebar amplop ketika mencalon sebagai Anggota Komisi DPR RI, sehingga dari sistem tersebut beliau menebar manfaat bagi orang lain dan mendapatkan  kepercayaan dari masyarakat. Maka dari itu, beliau menyimpulkan bahwa bukan uang yang berarti namun kemanfaatan. 

Terakhir, kegiatan Talk Show Reuni Akbar Alumni FKIP ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para peserta melalui beberapa materi dan motivasi dari narasumber. Selain memberikan manfaat, hal ini juga dapat memperluas jaringan antar alumni dan menjaga tali silaturahmi. 

Penulis: Ribi Dwi Laily Rezqi