Thailand – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan melalui pelaksanaan Observasi Pendidikan Program Magang Mengajar dan Pertukaran Budaya Mahasiswa Indonesia di Thailand Tahun 2026. Kegiatan observasi awal (pre-observation) dilaksanakan pada Rabu, 4 Juni 2026, sebagai tahapan awal sebelum mahasiswa diterjunkan untuk melaksanakan praktik mengajar di sekolah-sekolah mitra di Thailand.
Ketua KKPLP FKIP Universitas Jember menjelaskan bahwa kegiatan pre-observation bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai ekosistem pendidikan di sekolah tujuan. Melalui observasi tersebut, tim meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana, budaya sekolah, serta proses pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas. Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah wilayah Thailand bagian Selatan, meliputi Pattani, Yala, Narathiwat, Phatthalung, dan Songkhla sesuai dengan persebaran sekolah mitra yang telah menjalin kerja sama dengan FKIP Universitas Jember.

Program ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam konteks pendidikan global. Melalui pengalaman mengajar secara langsung di lingkungan internasional yang memiliki keberagaman bahasa dan budaya, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan wawasan global, meningkatkan kemampuan adaptasi, serta memperkaya pengalaman profesional sebagai calon pendidik.
Pelaksanaan program melibatkan berbagai pihak, mulai dari jajaran pimpinan, dosen pembimbing lapangan, hingga mahasiswa terpilih dari FKIP Universitas Jember. Selain itu, program ini juga didukung oleh konsorsium atau jaringan lembaga mitra di Indonesia yang menjembatani kerja sama antarnegara. Dari pihak Thailand, keterlibatan kepala sekolah, guru pamong, yayasan pendidikan, serta otoritas dinas pendidikan setempat menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program.
Thailand dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena memiliki dinamika pendidikan yang dinilai relevan untuk dipelajari, terutama dalam penerapan teknologi pada proses pembelajaran. Di samping itu, wilayah Thailand bagian Selatan memiliki kedekatan historis dan kultural dengan Indonesia sehingga dinilai mampu memberikan pengalaman belajar lintas budaya yang lebih bermakna. Keberlanjutan kerja sama yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir juga menjadi pertimbangan utama dalam pemilihan lokasi kegiatan.


Sebanyak enam sekolah mitra menjadi lokasi observasi, yaitu Maikean Kitiwit School, Ban Tolokkaitong School, Banchokmeaw School, Saiburi Chen Prakchakhan School, Wangkhapho Pittiyakom School, dan Ban Lo Thu School. Penentuan sekolah-sekolah tersebut dilakukan melalui proses pemetaan strategis serta koordinasi intensif dengan otoritas pendidikan di Thailand guna memastikan kesesuaian dengan tujuan program.
Selama observasi berlangsung, tim memusatkan perhatian pada berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, khususnya manajemen kelas serta implementasi kurikulum yang diterapkan oleh para guru. Berdasarkan hasil pengamatan awal, sekolah-sekolah di Thailand menunjukkan budaya disiplin yang tinggi, penghormatan yang kuat terhadap profesi pendidik, serta sistem pembelajaran yang adaptif, interaktif, dan terbuka terhadap berbagai inovasi pendidikan.
Melalui rangkaian observasi, magang mengajar, dan pertukaran budaya ini, mahasiswa diharapkan mampu membangun pola pikir global sehingga memiliki kesiapan untuk bersaing di tingkat internasional. Program tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi pedagogis, keterampilan komunikasi lintas budaya, serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan pendidikan yang berbeda.
Dalam mendukung keberlangsungan program, kerja sama antara FKIP Universitas Jember dengan institusi pendidikan di Thailand telah diformalkan melalui Memorandum of Agreement (MoA) sebagai landasan pelaksanaan berbagai kegiatan akademik internasional. Melalui kerja sama tersebut diharapkan hubungan antarlembaga dapat terus berkembang sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak.
Ketua KKPLP FKIP Universitas Jember berharap seluruh mahasiswa peserta mampu menjaga nama baik almamater dan Indonesia selama mengikuti program di Thailand. Selain itu, mahasiswa diharapkan dapat menyerap berbagai praktik baik dalam bidang pedagogi internasional untuk kemudian diimplementasikan di Indonesia sebagai kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.