
Jember – Suasana belajar yang interaktif dan penuh antusias tampak terlihat di kelas 2 SD Labschool Universitas Jember saat para murid mengikuti kegiatan pembelajaran kokurikuler. Mengusung topik sains mengenai kebutuhan dasar tumbuhan, anak-anak diajak untuk memahami peran cahaya, air, dan nutrisi terhadap pertumbuhan tanaman. Uniknya, sebelum melakukan praktik penanaman secara langsung di dunia nyata, kegiatan ini divisualisasikan terlebih dahulu menggunakan platform praktikum daring interaktif melalui Interactive Flat Panel (IFP) di kelas.
Melalui simulasi digital yang ditampilkan di layar interaktif, para murid dapat mengamati secara langsung perbandingan pertumbuhan tanaman tomat dengan berbagai variasi perlakuan yang berbeda, meskipun bibit yang ditanam awalnya sama. Mereka melihat bagaimana perbedaan takaran air, penggunaan pupuk, kompos, serta media tanam menghasilkan tinggi batang dan massa tanaman yang bervariasi pada hari ke-50. Penggunaan media visual modern ini memudahkan anak-anak untuk menarik kesimpulan bahwa perbedaan perlakuan nutrisi dan lingkungan akan memberikan dampak yang nyata pada perkembangan makhluk hidup.
Pihak sekolah menilai pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran sains dasar ini sangat efektif untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan rasa ingin tahu murid sejak dini. Melalui kombinasi pembelajaran berbasis digital dan praktik langsung di lapangan, SD Labschool Universitas Jember terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, serta membekali anak-anak dengan wawasan sains yang mendalam.
Oleh: EP dan FA