JEMBER – Mahasiswa FKIP Universitas Jember, Sintia Lestari, berhasil meraih penghargaan Best Presenter dalam ajang bergengsi Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional NCOMPASE yang diselenggarakan di Universitas Jember pada tanggal 04 Juni 2026. Prestasi ini diraih melalui karya berjudul “Pemanfaatan Ekstrak Biji Kelor sebagai Biokoagulan Mikroplastik dalam Pembelajaran Berbasis Deep Learning untuk Memperkuat Literasi Sains dan Lingkungan Berstandar PISA 2025.” Sintia dibimbing oleh dosen FKIP, Habibah Khusna Baihaqi, S.Pd., M.Pd.

Dalam wawancara, Sintia menjelaskan alasan pemilihan topik tersebut. “Kami melihat kurikulum pendidikan Indonesia saat ini mulai menerapkan pendekatan deep learning. Dari situ, kami mencoba mengaitkan potensi lingkungan sekitar, salah satunya tanaman kelor, yang ternyata bisa dimanfaatkan sebagai biokoagulan untuk mengatasi masalah mikroplastik. Kami juga menghubungkannya dengan fokus literasi sains pada PISA 2025 agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mencari solusi nyata dari permasalahan lingkungan,” ungkapnya.

Kompetisi ini diikuti oleh 10 finalis dari berbagai kampus ternama seperti ITB, UNS, dan UB, sehingga persaingan berlangsung ketat. Sintia mengaku tidak ada persiapan khusus untuk kategori Best Presenter. “Saya hanya berusaha memaksimalkan cara penyampaian saat presentasi, memainkan intonasi suara, memperjelas lafal, dan menjaga tempo agar tidak tergesa-gesa. Fokus saya adalah bagaimana materi bisa terdengar jelas, tenang, dan mudah dipahami juri,” tambahnya.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa inovasi berbasis lingkungan dan teknologi dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran yang relevan dengan tantangan era Antroposen. Sintia berharap karya ini dapat menginspirasi siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan literasi sains di Indonesia.