JEMBER – Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), FKIP Universitas Jember angkatan 2023, Jinan Lazuard Haila Rosihah, sukses mengharumkan nama institusinya dengan meraih gelar juara pada ajang kejuaraan Taekwondo tingkat Internasional yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI). Kompetisi bela diri bergengsi tersebut berlangsung dengan tensi tinggi di Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya, Kediri, terhitung sejak tanggal 4 hingga 7 Juni 2026. Kemenangan luar biasa ini sukses diraih Jinan setelah ia mampu mengungguli para pesaing beratnya berkat persiapan matang, kedisiplinan tingkat tinggi, serta ketenangan emosional dalam mengeksekusi strategi yang diarahkan oleh tim pelatih.

Bagi Jinan, pencapaian ini bukanlah sesuatu yang instan. Ia mengalokasikan waktu sekitar tiga bulan secara khusus untuk mempersiapkan fisik dan mentalnya guna menghadapi ajang internasional ini. Dalam kurun waktu tersebut, ia secara konsisten menjalani sesi latihan rutin dengan frekuensi tiga kali dalam sepekan. Strategi utama yang menjadi kunci keberhasilannya adalah menjaga konsistensi berlatih dan kepatuhan mutlak terhadap setiap arahan dari pelatih yang mendampinginya.

Tantangan terberat yang harus dihadapi Jinan pada kompetisi ini adalah ketika ia harus berhadapan dengan atlet Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Jawa Timur. Berhadapan dengan atlet profesional yang memiliki jam terbang dan keterampilan di atas rata-rata tentu memberikan tekanan tersendiri. Namun, Jinan berpegang teguh pada instruksi terakhir dari pelatih sesaat sebelum memasuki gelanggang, harus pandai membaca gerakan lawan, tetap tenang, dan melakukan serangan balik (counter). Berkat ketenangannya, ia mampu menguasai ritme pertandingan dan mematahkan setiap tekanan dari sang lawan.

Rasa bangga dan haru menyelimuti Jinan usai berdiri di atas podium juara. "Tentunya senang sekali dan bangga saat mendapat juara. Hasil dari latihan keras dan rutin yang selama ini dilakukan membuahkan hasil, sehingga dapat mengharumkan nama kampus UNEJ", ungkapnya. Secara emosional, gelar juara ini ia dedikasikan secara khusus kepada sang ibunda yang senantiasa memberikan dukungan penuh dan selalu bangga terhadap setiap langkah perjuangannya.

Meski telah berhasil memegang gelar juara Internasional, Jinan menolak untuk berpuas diri. Ia mencatat bahwa frekuensi dan intensitas latihan perlu ditingkatkan kembali dengan lebih sungguh-sungguh demi meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang. Terdekat, ia telah membidik Kejuaraan Nasional Taekwondo di Malang pada bulan Oktober mendatang sebagai target selanjut nya. Pada kompetisi tersebut, ia memiliki harapan tinggi untuk kembali mengamankan podium tertinggi dan membawa pulang medali emas. Sebagai penutup, ia membagikan pesan inspiratif bagi para atlet pemula yang baru merintis jalan di dunia olahraga bela diri. "Jangan takut dan jangan malu untuk mencoba, tetap konsisten berlatih, dan tanamkan mindset juara", pungkasnya.

 

(nfl/nmm)