JEMBER – Tim MVAR Universitas Jember yang diketuai oleh Anggun Restu Putri Ramadhani bersama anggota Grace Remiana Siburian dari Prodi Pendidikan Matematika FKIP berkolaborasi dengan M. Nadiv Darmawan dari Prodi Teknologi Informasi FASILKOM, dan Raza Behrooz Taufik Hidayat dari Prodi Matematika FMIPA, dalam bimbingan Dr. Frenza Fairuz Firmansyah, S.Pd., M.Pd., berhasil lolos sebagai finalis Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) Tingkat Nasional 2026. Kompetisi ini akan digelar pada 16-20 November 2026 di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.
Dalam wawancara, Anggun Restu menjelaskan bahwa ide awal muncul dari permasalahan keterbatasan pelaksanaan praktikum kimia di sekolah. “Kami berdiskusi untuk mencari solusi berbasis teknologi, lalu lahirlah konsep MVAR. Kami menyusun proposal, membagi tugas, mengembangkan aplikasi, dan menyesuaikan konsep dengan kebutuhan pembelajaran kimia. Prosesnya panjang, penuh evaluasi, tapi akhirnya kami bisa lolos hingga final nasional,” ungkapnya.
Tantangan terbesar tim adalah menyatukan konsep teknologi Augmented Reality (AR) dengan kebutuhan pembelajaran kimia agar aplikasi tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga akurat secara materi. Selain itu, mereka menghadapi kendala teknis dalam pengembangan aplikasi, pengumpulan aset laboratorium, serta pembagian waktu antara pengerjaan proyek dan perkuliahan. “Kami belajar untuk lebih sering berdiskusi, membagi tugas dengan jelas, dan saling membantu ketika ada kendala,” tambah Anggun.
Saat ini tim tengah fokus pada penyempurnaan aplikasi dan persiapan presentasi final. Mereka melakukan pengecekan fitur, materi, dan simulasi praktikum agar berjalan baik saat ditampilkan. Selain itu, tim juga menyiapkan bahan presentasi, strategi pembagian tugas, antisipasi pertanyaan juri, serta latihan bersama dosen pembimbing.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FKIP dapat berkolaborasi dengan berbagai fakultas lain dan menghadirkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan pendidikan. Tim MVAR berharap aplikasi mereka dapat menjadi solusi nyata bagi pembelajaran kimia di sekolah sekaligus menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi.