JEMBER – Kegiatan edukasi dan diskusi mengenai pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus telah dilaksanakan pada Sabtu, 09 Mei 2026 pukul 08.00 WIB hingga selesai di Auditorium Universitas Jember. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual.
Salah satu peserta workshop, Raihan Nafi, mengungkapkan bahwa dirinya memperoleh pemahaman baru bahwa kekerasan seksual memiliki berbagai bentuk dan dapat terjadi di mana saja. Ia juga menyampaikan bahwa setiap individu, baik mahasiswa maupun tenaga pendidik, memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan kampus. “Saya menyadari bahwa potensi kekerasan seksual bisa muncul dari organisasi yang kurang terawasi oleh kampus maupun satgas, bahkan di ruang-ruang tertutup seperti ruang bimbingan dosen yang minim transparansi akses visual sehingga kita harus lebih berhati-hati,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, peserta berharap kampus dapat menjadi tempat yang benar-benar aman dan peduli terhadap seluruh civitas akademika. Raihan berharap kampus mampu menyediakan layanan pelaporan yang mudah diakses, menjaga kerahasiaan korban dengan baik, serta bertindak tegas tanpa memihak siapa pun dalam menangani kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus.