JEMBER – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Jember, Claudia Shinta Bela, yang berhasil meraih Juara 1 Lomba Microteaching Nasional yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Kompetisi ini menjadi ajang bagi calon pendidik untuk menunjukkan kemampuan mengajar secara profesional melalui praktik pembelajaran yang inovatif dan kreatif.
Dalam wawancara, Claudia mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. “Pastinya dosen pembimbing dan kakak tingkat yang senantiasa membersamai dalam setiap prosesnya. Juga orang tua yang selalu mendukung dan mendoakan di setiap langkah saya,” ujarnya. Pada kompetisi tersebut, Claudia membawakan materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan fokus pembelajaran mengenai kearifan lokal Kabupaten Jember, sehingga peserta didik tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga mengenal budaya daerahnya sendiri.
Persiapan menuju kompetisi dilakukan sejak awal Agustus 2026 atau sekitar dua bulan sebelum pelaksanaan lomba. Claudia menjelaskan bahwa proses persiapan tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga penyusunan modul ajar, media pembelajaran, dan pendekatan yang digunakan dalam kegiatan mengajar. “Strategi yang saya lakukan dimulai dari melengkapi seluruh administrasi dan persyaratan lomba, kemudian membenahi konsep, materi, serta pendekatan pembelajaran agar menjadi modul ajar yang berkualitas. Selain itu, saya juga selalu mengikuti arahan dan saran dari dosen pembimbing,” jelasnya.
Menurut Claudia, suasana kompetisi yang berlangsung pada 29 September 2026 di UIN Sunan Ampel Surabaya sangat berkesan. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti lomba tersebut. “Suasananya sangat seru. Saya mendapatkan banyak ilmu, relasi, dan pengalaman baru. Saya juga bertemu dengan orang-orang hebat serta dosen yang luar biasa dalam berbagi wawasan tentang dunia microteaching,” ungkapnya.
Keikutsertaan Claudia dalam kompetisi ini didasari keinginannya untuk menjadi pendidik yang berkualitas dan profesional di masa depan. Selain itu, ia juga termotivasi oleh dukungan dosen yang ingin terus melahirkan generasi berprestasi di bidang microteaching. “Saya ingin menjadi guru yang mampu memberikan pembelajaran terbaik bagi generasi mendatang. Karena itu, lomba ini menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur kesiapan saya sebagai calon pendidik,” tuturnya.
Keberhasilan meraih Juara 1 ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FKIP Universitas Jember mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus menunjukkan kualitas calon pendidik yang unggul. Prestasi Claudia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi dan berani berprestasi di berbagai bidang akademik maupun nonakademik.