JEMBER – Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Universitas Jember, Restu Sarivatunisa dan Savira Rizky Ruwaidah Santoso Puteri, berhasil meraih Juara 1 National Essay Competition 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret pada tanggal 5 September 2026. Karya mereka berjudul “Vaksin Numerasi 2045: Memetakan Pola Kesalahan Siswa untuk Memperkuat Kemampuan Membaca Data Secara Kritis” menjadi inovasi unggulan yang diapresiasi juri.

Dalam wawancara, Restu menjelaskan bahwa gagasan VANUM 2045 lahir dari kebutuhan siswa untuk tidak hanya bisa menghitung, tetapi juga kritis dalam membaca angka dan data. “Konsep vaksin kami gunakan sebagai metafora agar siswa terbiasa mengenali, memeriksa, dan memperbaiki penyajian data yang menyesatkan. Jadi numerasi bukan sekadar hitungan, tapi juga kemampuan berpikir kritis,” ungkapnya.

Persiapan dilakukan sejak akhir Juli, dimulai dari pencarian ide, riset, penyusunan esai, hingga pembuatan prototipe aplikasi. Setelah lolos ke final, mereka melanjutkan dengan latihan presentasi dan simulasi tanya jawab. Savira menambahkan, “Suasananya cukup menegangkan karena bertemu finalis dari berbagai perguruan tinggi dengan gagasan luar biasa. Tapi setelah dijalani, justru jadi pengalaman berharga dan seru sekali.”

Pembagian tugas dilakukan sesuai keahlian masing-masing. Restu lebih fokus pada konsep inovasi, aplikasi, dan visualisasi, sementara Savira mendalami riset, data pendukung, serta keterkaitan dengan pendidikan dan SDGs. Namun, ide utama, revisi, dan persiapan final tetap mereka kerjakan bersama.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FKIP UNEJ mampu menghadirkan gagasan inovatif yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa depan. Restu dan Savira berharap VANUM 2045 dapat menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi numerasi siswa Indonesia.